Berbagai hidangan kue Legendaris dari Betawi

 

Semua orang pasti menyukai kue dengan rasa yang berbagai macam dan bentuk yang unik. Sekarang sudah banyak sekali tempat-tempat yang menjual berbagai makanan dengan keunikannya tersendiri. Makanan Betawi adalah salah satu makanan yang pasti enak dan sekarang sedikit sulit untuk dicari, apa itu? Berikut beberapa makanan khas Betawi yang harus Anda coba.

1.     Kue Rangi

1570174989-kue-ranggi.jpeg

Kue rangi adalah salah satu kue tradisional dari Betawi. Kue ini terbuat dari campuran tepung kanji atau tepung sagu dengan kelapa parut yang dipanggang dengan cetakan khusus di atas tungku kecil. Kue rangi disajikan dengan olesan gula merah yang dikentalkan dengan sedikit tepung kanji. Agar berbau harum dan menggugah selera, gula cair kental ini adakalanya dicampuri dengan potongan nangka, nanas atau durian. Kue rangi rasanya gurih dan beraroma wangi karena dimasak dengan cara dipanggang menggunakan bahan bakar kayu.

Cetakan kue rangi mirip dengan cetakan kue pancong atau bandros tetapi ukurannya lebih kecil. Beberapa pedagang kecil membuat kue rangi tanpa menggunakan cetakan kue, jadi hanya dikecilkan dan ditipiskan ukurannya. Bahan utama untuk membuat kue rangi antara lain kelapa tua, tepung kanji atau tapioka, serta sedikit garam dan air.

 

2.     Roti Buaya

1570175101-roti-buaya.jpeg

Roti buaya adalah makanan khas Betawi berupa roti manis berbentuk buaya. Roti buaya biasanya disajikan dalam upacara pernikahan dan kenduri tradisional Betawi. Suku Betawi percaya bahwa buaya hanya kawin sekali dengan pasangannya, karena itu roti ini dipercaya melambangkan kesetiaan dalam perkawinan. Pada saat pernikahan, roti diletakkan di sisi mempelai perempuan dan para tamu, kondisi roti ini melambangkan karakter dan sifat mempelai laki-laki.Buaya secara tradisional dianggap bersifat sabar (dalam menunggu mangsa). Selain kesetiaan, buaya juga melambangkan kemapanan.

 

3.     Dodol Betawi

1570175153-dodol-betawi.jpeg

Dodol betawi merupakan jenis dodol khas dari Betawi. Rasa dodol betawi hanya terdiri dari ketan putih, ketan hitam dan durian. Proses pembuatan dodol betawi ini sangat rumit. Bahan baku pembuatan yang terdiri dari ketan, gula merah, gula pasir dan santan harus dimasak di atas tungku dengan kayu bakar kayu selama 8 jam. Dodol betawi umumnya dibuat sebagai penganan khusus untuk pesta, bulan Ramadhan, Idul Fitri atau Idul Adha. Karena proses pembuatannya yang rumit, hanya sedikit orang-orang yang ahli membuat dodol betawi.

 

4.     Roti Gambang

1570175233-roti-gambang-1.jpeg

Roti gambang merupakan salah satu roti khas Betawi yang sudah terkenal. Kini keberadaan roti gambang mulai jarang ditemui karena munculnya beragam makanan yang berpenampilan lebih menarik dan lebih nikmat. Sudah jarang menemukan penjualan roti gambang, kamu perlu untuk membuatnya sendiri. Proses pembuatannya pun sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu lama.

 

5.     Kue Pancong

1570175264-kue-pancong.jpeg

Kue pancong adalah kue yang populer sebagai kuliner khas Betawi. Kue ini bentuknya hampir sama dengan kue pukis karena membuatnya menggunakan cetakan yang sama, namun cita rasa dan teksturnya berbeda. Dalam adonan kue ini tidak memakai gula. Kue pancong menggunakan bahan bahan seperti tepung beras, kelapa parut, garam dan santan sehingga rasanya menjadi enak dan gurih. Pemakaian gula hanya digunakan untuk topping saja atau taburan diatasnya. Kue ini masih familiar sampai saat ini dan mudah ditemukan sebagai salah satu jajanan pasar.

 

6.     Kembang Goyang

Kue Kembang Goyang adalah salah satu kue tradisional khas Betawi. Nama kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Kue Kembang goyang menjadi suguhan khas masyarakat betawi dan biasa disajikan pada saat hari raya Idul Fitri dan acara-acara hajatan. Kue Kembang goyang juga menjadi salah satu kue tradisional nusantara yang disajikan untuk tamu yang bersilaturahmi karena memiliki rasa yang renyah dan gurih.

 

7.     Kue Ape

1570175333-kue-ape.jpeg

Kue ape atau serabi jakarta adalah jajanan khas dari Jakarta. Bentuknya menyerupai pancake. Karena bentuknya, orang juga menyebutnya sebagai kue tetek terutama jika dicampur susu. Kue yang biasa dijajakan di jalan atau di depan sekolah ini dibuat dari tepung terigu yang dicampur dengan susu. Saat ini dijual dengan berbagai variasi warna dan taburan di atasnya keju atau meses.

 

8.     Ongol – Ongol

Kue ongol-ongol juga termasuk kuliner traidisonal masyarakat Betawi. Makanan khas Betawi yang termasuk camilan ini biasanya hadir pada pesta adat masyarakat Betawi semisal pernikahan dan khitanan. Kue dengan nama unik ini dibuat dari bahan baku berupa tepung sagu dan gula aren. Sama seperti kue sengkulun, kue ongol-ongol juga lebih nikmat jika disajikan bersama dengan parutan kelapa yang ditaburi pada bagian atasnya.

 

9.     Kue Cucur

1570175467-kue-cucur.jpeg

Kue cucur adalah makanan yang berasal dari Betawi karena kue cucur selalu ada dalam perayaan adat betawi seperti upacara pernikahan, potong rambut bayi, dan acara lainnya. Kue cucur memiliki rasa manis dengan tekstur lembut di bagian tengahnya, dan renyah di bagian pinggirnya. Kue cucur terbuat dari bahan dasar beras yang dimasak dengan cara digoreng.

 

10.  Kue Sengkulun

1570175511-kue-sengkulun.jpeg

Sengkulun adalah kue dengan permukaan berbintil kasar, tekstur lunak, kenyal, dan lembut. Kue ini dibuat dengan bahan baku utama tepung ketan. Penggunaan gula merah membuatnya berwarna coklat, walaupun ada juga variasi pewarna lain di berbagai daerah. Santan kental menambahkan rasa gurih. Kue ini dibuat dengan cara dikukus dalam waktu sekitar 2 jam, dan dimakan dengan kelapa parut.

 

Itulah kue khas dari Betawi yang harus Anda coba. Ayo!!! Lestarikan makanan tradisional Indonesia.

 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

About Author